Trik-Tips Blog

Jumat, 19 Februari 2010

Cara mengatasi kegemukan


Nandar blog.com, Washington � Ilmuwan berhasil mengidentifikasi substansi pemberi sinyal ke otak yang menentukan kapan berhenti makan. Penemuan terbaru ini membuka peluang, untuk melawan kegemukan yang menjadi masalah di seluruh dunia.

Dilaporkan pada journal Cell, peneliti AS yang melakukan penelitian pada tikus mendapati NAPE sebagai penunjuk berapa banyak yang dimakan oleh binatang. NAPE ini juga ada pada manusia dan melakukan hal yang sama.

Gerald Shulman di Yale University dan Howard Hughes Medical Institute mengatakan mamalia yang diberi makanan berlemak, menghasilkan banyak NAPE yang kemudian dibawa ke darah. Jika dikirim ke otak akan menjadi penghenti sinyal lapar.

Tingkat NAPE akan penuh jika mamalia memakan makanan yang berlemak, namun berbeda jika hanya makan protein dan karbohidrat.

Peneliti kemudian mensintesa NAPE dan menyuntikkan ke perut binatang dan hasilnya nafsu makannya turun drastis. Saat NAPE dikirim langsung ke otak dalam jumlah lebih kecil, efeknya sama dengan suntikan dalam jumlah besar ke darah.

NAPE dibentuk dalam hypothalamus, struktur otak yang diketahui mengelola rasa lapar, serta mengatur neuron yang menimbulkan nafsu makan.

Saat mamalia diberi NAPE lebih banyak lagi selama lima hari, binatang akan makan lebih sedikit dan kehilangan berat badan.

Dengan kejadian kegemukan yang terus meningkat di seluruh bagian dunia, ilmuwan makin tertantang mencari jalan mengatasi masalah itu. Penemuan ini akan membantu usaha membuat obat penekan nafsu makan dan mengurangi kegemukan.

Ilmuwan terus mencari bagaimana cara tubuh memberitahu otak dalam mengontrol asupan makanan. Hormon semacam leptin yang membantu mengatur sistem ini terbukti tidak berhasil dalam usaha mengurangi berat tubuh. Ujar nandar dengan penuh semangat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar